SEMINAR “ARSITEKTUR ISLAM NUSANTARA (AIN)”

 

Pengantar

Arsitektur Islam Nusantara oleh Dr. Yulianto didefinisikan sebagai sebuah perwujudan nilai-nilai keislaman dalam tataran syariat, makrifat dan hakekat pada seni, sains, dan teknologi lingkungan binaan baik secara benda maupun tak benda yang menyesuaikan dengan konteks tempatan budaya, adat dan geografis sebagai perwujudan Islam rahmatan lil alamin. Definisi ini mempertemukan dua hal penting, yaitu Islam sebagai ajaran dan keyakinan, dengan budaya atau adat yang menempati suatu gugusan geografis tertentu bernama Nusantara. Keduanya mengalami apa yang disebut dengan “perjumpaan” nilai yang mewujud dalam tiga hal penting juga: pertama, dalam konteks budaya dengan aspek kesadaran, ide, norma, dan nilai. Kedua, dalam konteks tindakan, aktivitas, dan perilakunya. Ketiga, mewujud dalam sains dan arsitektur kebendaan (artefak kebudayaan).

Islam yang berkembang di Nusantara memiliki peran dan kontribusi strategis bagi menumbuhnya ruang cita rasa kultural masyarakat nusantara. Dalam rentang sejarahnya ia akomodatif, adapatif dan saling memperkaya yang juga sejalan dengan karakter paradigma keilmuan integrasi-interkoneksi. Cita rasa kutural Islam Nusantara, misalnya, dapat dikembangkan dan ditampilkan dalam ranah-ranah kreatif-akomodatif melalui seni, sains, dan teknologi lingkungan.  Ia menyesuaikan dengan konteks budaya, adat dan geografis sebagai perwujudan nyata akan Islam rahmatan lil alamin yang akomodatif baik dalam konteks nilai, norma dan artefak kebudayaanya. Salah satu yang mungkin penting ditindak lanjuti dalam ruang ini adalah dengan melahirkan pembangunan UIN Sunan Kalijaga yang berparadigma intergrasi-interkoneksi dengan memperkuat (empower) corak Arsitektur Islam Nusantara.

Arsitektur Islam Nusantara dalam berbagai perwujudannya adalah bagian terdalam dari proses materialisasi kesadaran masyarakat muslim nusantara. Ia merupakan ekspresi pandangan hidup muslim itu sendiri yang tumbuh dan berkembang di nusantara. Dengan demikian Arsitektur Islam Nusantara mengacu pada sebuah cita kehidupan, tindakan, dan pola fikir masyarakat nusantara yang dijiwai oleh bertemunya Islam sebagai agama dengan budaya nusantara yang sudah eksis sebelumnya. Semua itu terkoodinasi secara terstruktur dalam setiap proses kebudayaan yang mematerialisasi dalam bentuk-bentuk karya dan inovasi arsitektur.

Paradigma integrasi-interkoneksi UIN Sunan Kalijaga secara ontologis bisa mewujud nyata dalam Arsitektur Islam Nusantara dimana sumber-sumber normatif Islam seperti al-Quran dan hadits menjadi inspirasinya, dipadukan dan saling terpaut dengan perkembangan teknologi, sains dan seni mutakhir dalam proses kreatifitasnya. Dengan demikian, Islam, cita rasa dan kesadaran yang tampak dalam ekspresi kebermaknaan muslim nusantara, diperkaya dan dikontekstualisasi melalui sains, seni dan teknologi modern yang dapat dikreatifitaskan dalam Arsitektur (sain, seni dan teknologi) Islam (Agama) Nusantara (cita rasa kebudayaan) dalam ruang pembangunan UIN Sunan Kalijaga ke depan dalam rangka empowering entitas Islam lokal melalui paradigma integrasi-intekoneksi.

 

Tujuan Umum:

  1. Membangun perspektif Islam Nusantara dalam sains arsitektur sebagai perwujudan islam rahmatan lil’alamiin
  2. Mengarusutamakan arsitektur Islam Nusantara di masyarakat, khususnya di DIY dan di UIN Sunan Kalijaga.
  3. Memperkuat historisitas Islam lokal dalam paradigma integrasi dan interkoneksi UIN Sunan Kalijaga

 

Jenis Kegiatan:

Seminar tentang “Arsitektur Islam Nusantara”

Tujuan Khusus Seminar:

  1. Memberikan informasi dan argumentasi keilmuan tentang AIN
  2. Mencari disain AIN yang sesuai dengan karakter UIN Sunan Kalijaga

Narasumber:

  1. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A. (Wakil Rektor II UIN Sunan Kalijaga)
  2. Yulianto P. Prihatmaji, IPM., IAI. (Dosen Arsitektur UII Yogyakarta)
  3. Ahmad Suaedy, M. Hum (Peneliti Islam Asia Tenggara)
  4. Fauzi Rahman (Praktisi Arsitektur Islam Nusantara)

Moderator: Abd. Aziz Faiz, M.Hum

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga  Institute of Southeast Asian Islam (ISAIs) dan Kementerian Pariwisata RI.

Pendaftaran

085643361211 (Wening)

087739133638 (Mamat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *